RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Syarat untuk sandi uno, bila membuka jalan di tanah abang .


AGEN SAKONG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno belum dapat memastikan terkait pembukaan kembali Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk kendaraan umum. Hal itu mengingat penataan tahap kedua masih belum dilakukan.
Dia menyebutkan, dalam penataan tahap kedua Pemprov DKI Jakarta akan membangun skybridge dan merevitalisasi Pasar Blok G. Kemudian, pihaknya terlebih dahulu harus merelokasi para pedagang Blok G ke tempat penampungan sementara.
“(Jalan Jatibaru) dibuka itu setelah kita memindahkan pedagang Blok G ke tempat penampungan sementara dan kita bangun skybridge,” ujar Sandi saat ditemui di Pasar Blok B Tanah Abang, Senin (24/4).
Sebelumnya, dia meminta Ombudsman yang bersikeras ingin Jalan Jatibaru kembali dibuka dapat memahami rencana tersebut. Pasalnya, selama pembangunan skybridge, jalan tersebut tidak bisa dioperasikan karena terletak persis di bawahnya.
“Selagi dibangun skybridge-nya, itu (Jalan Jatibaru) tidak bisa dioperasikan, karena di bawahnya kan itu pas di atasnya Jalan Jatibaru,” jelasnya.
Politikus Partai Gerindra itu tidak dapat memastikan waktu pembukaan jalan yang ditutup untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang itu. Sebab, setelah pembangunan skybridge dan revitalisasi Blok G akan memakan waktu yang cukup lama.
“Itu akan memakan waktu, nanti setelah skybridge-nya terbuka, tentunya nanti akan kita lihat seperti apa,” imbuhnya.
Namun begitu, dalam mengambil keputusan itu Pemprov DKI akan tetap berkoordinasi dengan Ombudsman untuk mencegah kesalahpahaman kembali terjadi. “Kita akan berkoordinasi (dengan Ombudsman) dan kita akan libatkan semua pihak,” pungkas Sandi.
Pemprov sudah menyerahkan jawaban klarifikasi atas laporan hasil akhir pemeriksaan (LHAP) dari Ombudsman RI Jakarta Raya yang menemukan adanya maladministrasi dalam penataan kawasan Tanah Abang. Laporan itu disusun berdasarkan survei kepuasan masyarakat atau pengunjung dengan menggunakan teknologi digital.

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.