Jangan Picik dalam meninggalkan Sosial Media
Agen AduQ - Penyebaran berita palsu atau hoax dan penyalahgunaan data yang terjadi di media sosial belakangan ini bukan berarti pengguna Indonesia harus meninggalkan platform melainkan harus menata diri dan media sosial yang dimilikinya.
Daniel mencontohkan masyarakat Indonesia yang belum berumur 17 tahun tidak boleh mengakses media sosial, dan harus diberi pendidikan soal dunia media sosial.
"Dari mulai pembuatan akun, mengelola privasi hingga edukasi tentang penanganan hoax. Orangtua juga harus berperan aktif dalam mengedukasi anak-anaknya. Apalagi di bawah 17 tahun. Tidak bisa menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah," paparnya.
Namun, ia mengingatkan, harus ada pagar-pagar yang dibuat untuk menghadapi permasalahan yang muncul di platform tersebut.
Daniel mengaku bahwa penyebaran hoax tidak bisa dibasmi seluruhnya, karena hoax sangat mudah dibuat.




Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.