RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Kader Demokrat Yang Menghina Nabi Muhammad Hingga Viral Di Sosmed Langsung Di Pecat Daro DPP Demokrat






Agen AduQ - Masyarakat dihebohkan sebuah video viral baru-baru ini.
Video tersebut berisi ujaran kebencian terhadap nabi dan umat Islam mendapat respons dari GP Ansor Sidoarjo.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Rhendra Kurniawan, Rabu (25/4/2018).

Dalam video tampak Rhendra itu sedang mengendarai mobil membuat vlog yang berisi hujatan-hujatan kontroversial kepada Nabi Muhammad.

Video berdurasi sekitar 7 menit tersebut, Rhendra menuding nabi Muhammad sebagai pelakor.

Bahkan Rendra secara gamblang juga menyebutkan jika nabi Muhammad merupakan seorang pembohong.

Selain itu, Rhendra juga mengolok-olok umat islam.

Pria yang diketahui tinggal di Sidoarjo tersebut berbicara perihal kitab, tuntunan dan hadis.

GP Ansor Sidoarjo melaporkan akun tersebut ke SPKT Polresta Sidoarjo, Kamis (26/4/2018).

Belakangan diketahui pemilik akun tersebut adalah kader Partai Demokrat bernama Rendra Hadikurniawan dengan nomor KTA: 351000233.

"Kami sengaja lapor ke Polresta Sidoarjo karena pria dalam video tersebut diketahui merupakan warga Sidoarjo. Dengan laporan ini kami berharap polisi segera memprosesnya," ujar Ahmad Muzayyin, Wakil Ketua Ansor saat melapor ke Polresta Sidoarjo.

Diceritakan, pascavideo tersebut viral, para anggota Ansor berusaha melacak alamatnya. Diketahui, pria itu tinggal di Gedangan, Sidoarjo.

"Tapi pas rumahnya kami datangi sudah kosong. Kabarnya dia sudah beberapa bulan pindah dari sana," ungkap dia.

Dari sana, para anggota Ansor lantas konfirmasi ke pihak kecamatan. "Data di Kecamatan, yang bersangkutan itu masih tercatat sebagai warga Gedangan. Belum pindah," lanjutnya

Sebelum menerima laporan dari GP Ansor, petugas Polresta Sidoarjo ternyata sudah mengantongi identitas pelaku penyebar ujaran kebencian dan dugaan penistaan agama via Facebook yang sedang viral.

"Petugas sedang melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan," kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Kamis (26/4/2018).

Dijelaskan, polisi sudah mengecek alamat seperti dalam KTP, dan ternyata benar alamatnya di sana. Namun, saat didatangi rumah itu dalam keadaan kosong.

"Dari penelusuran sementara, yang bersangkutan memang warga Sidoarjo," tandas Harris.

Namun, pihaknya mengaku masuk melakukan perburuan terhadap keberadaan pria ini. Termasuk tentang kabar sedang ada di Trawas, juga sedang ditelusuri.

Di sisi lain, polisi juga sudah mengumpulkan beberapa alat bukti. Termasuk rekaman video, akun milik yang bersangkutan, foto KTP dan sejumlah alat bukti lain.

Polisi sudah mempelajari video yang sedang viral itu. Menurut Kasatreskrim, memang isinya mengarah ke unsur pidana.

"Bisa Sara, plus pelanggaran UU ITE. Tapi kita tetap butuh pendalaman karena bahasa yang digunakan juga bercampur. Ada bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa juga," sebut dia.

Lolos dari kejaran Polres Sidoarjo, pelaku dibekuk anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mojokerto di sebuah rumah di Dusun Jarakan Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/4/2018).

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.