RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Wow Jepang Dan China Bekerja Sama Dalam Mengmbangkan AeroTrain

 https://bit.ly/2FgjVDF


Beberapa pengamat menyebut upaya China dalam membangun jaringan kereta cepat di tingkat nasional, akan kian menggebu dalam beberapa waktu ke depan.

Hal ini disebabkan Negeri Tirai Bambu telah menyepakati kerja sama dengan Jepang untuk membangun kereta tercepat di dunia bernama AeroTrain, yang mampu melaju hingga kecepatan 500 kilometer per jam.

Dikutip dari CERDAS99.ASIA pada Jumat (27/4/2018), prototipe kereta cepat tersebut telah menjalani uji coba pertama di Jepang, sebelum kemudian dibawa ke riset lanjutan di Chongqing University of Technology.

Dengan keunggulan yang dimilikinya, AeroTrain disebut akan mengalahkan pencapaian Shanghai Maglev, kereta cepat andalan China yang saat ini memiliki kecepatan maksimum 430 kilometer per jam.

Jepang sendiri berencana mengoperasikan jaringan AeroTrain paling lambat pada 2025 mendatang. Kereta cepat ini disebut mampu memotong waktu tempuh antara Tokyo dan Osaka menjadi satu jam, dibandingkan durasi saat ini selama dua jam 30 menit oleh jaringan kereta peluru Nozomi Shinkansen.

Sebuah tim peneliti Jepang dari Universitas Tohoku di Sendai, sebuah kota di utara Tokyo, pertama kali memperkenalkan proyek Aero Train pada tahun 2011 dalam makalah yang dipresentasikan pada Konferensi Internasional IEEE tentang Robotika dan Otomasi di Shanghai.

Seperti halnya Shanghai Maglev, AeroTrain tidak berjalan di rel, tetapi melayang secara aerodinamis menggunakan sayap kecil berbentuk U, yang menangkap energi dorongan udara dari bawah.

Shanghai Maglev, dengan sistem levitasi magnetiknya, seharusnya melakukan hal yang kurang lebih sama, tetapi hambatan angin yang kerap tercipta di antara bagian bawah kereta dan rel, membuat operasionalnya tidak efisien dan mahal.

Berdasarkan rencana pemerintah yang dimulai pada 2016, China telah mendorong pengembangan kereta cepat generasi berikutnya yang melaju hingga kecepatan 500 kilometer per jam untuk angkutan penumpang, dan kecepatan 250 kilometer per jam untuk angkutan kargo.

Pembangunan jaringan kereta berkecepatan tinggi adalah bagian dari "Inisiatif Sabuk dan Jalan" yang diharapkan dapat meningkatkan hubungan perdagangan dan infrastruktur hingge ke luar wilayah China, seperti ke Asia dan Afrika.

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.