RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Di Perkirakan 52 Orang Demonstran Mati Di Tembakin Oleh Tentara Israel Di Gaza


Agen Bandar66 - Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel resmi pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem, Senin 14 Mei 2018. Aksi kontroversial tersebut dilakukan setelah Pemerintahan Donald Trump secara sepihak mengakui Al Quds sebagai ibu kota negeri zionis.

Upacara peresmian itu diwarnai pertumpahan darah di Gaza. Setidaknya 52 orang Palestina tewas akibat bentrok dengan pasukan Israel. Hal itu berarti, Senin kemarin adalah hari paling mematikan sejak perang di Gaza berakhir 2014 lalu.

Kurang dari 50 mil di mana Ivanka Trump dan sejumlah petinggi AS merayakan peresmian kedutaan di sore yang cerah, perbatasan di Gaza menjelma menjadi zona merah, dengan kobaran api dan situasi penuh kekacauan, saat puluhan ribu demonstran berhadapan dengan para penembak jitu Israel.

Pihak Tel Aviv berdalih, mereka melepaskan tembakan untuk menghalau pihak Hamas , yang menurut mereka menggunakan para demonstran sebagai pengalih, agar mereka bisa menerobos pagar perbatasan dan melakukan serangan di wilayah Israel.

Seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (15/5/2018), pejabat Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, 52 orang tewas di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel, termasuk enam anak di bawah usia 18 tahun.

Korban tewas termuda dilaporkan bernama Ezzaldeen al-sammak, seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun. Sementara, lebih dari 1.200 lainnya menjadi korban tembakan atau terluka.

Total, sekitar 100 warga Palestina tewas di Gaza sejak aksi protes dimulai enam pekan lalu. Mayoritas korban tewas adalah para demonstran tak bersenjata.

Otoritas Palestina menuduh Israel telah melakukan "pembantaian yang mengerikan" dan meminta dunia internasional untuk bertindak menghentikannya.

Meski pertumpahan darah terjadi, Donald Trump memuji momentum itu sebagai "hari besar untuk Israel". Miliarder nyentrik itu yakin, keputusannya untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhirnya akan membantu mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina.

"Selama bertahun-tahun, kita gagal mengakui hal yang sudah jelas. Fakta yang tak bisa terbantahkan bahwa ibu kota Israel adalah Yerusalem," kata Trump dalam sebuah video yang diputar pada acara tersebut.

Ia menambahkan, AS akan berkomitmen penuh untuk memfasilitasi perjanjian damai yang langgeng antara Israel dan Yerusalem.

Tak hanya dikecam negara-negara Arab dan Dunia Islam, keputusan Donald Trump juga ramai-ramai dikritik sejumlah negara Barat, termasuk diantaranya para sekutu dekat AS.

Kantor Perdana Menteri Inggris atau Downing Street mengungkapkan, peresmian kedutaan AS di Yerusalem sama sekali tidak membantu upaya perdamaian Palestina-Israel.

Pun dengan Turki. "Amerika Serikat telah memilih untuk menjadi bagian dari masalah, alih-alih menjadi bagian dari solusi," kata Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah pidato di London.

AS, dia menambahkan, telah kehilangan peran sebagai mediator dalam proses perdamaian Palestina-Israel

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.