Kemenangan Pertama Bagi Perdana Minang Pembalap Asal Indonesia Di AFR Zhuhai

Dana menempati grid kelima untuk Race 2 berdurasi 30 menit dan memasang ban bekas - di Race 1, ia memakai ban baru.
Selepas start, Dana merebut P4 setelah mengambil lajur sisi luar di tikungan pertama. Tak lama berselang, Dana sempat naik ke P2 karena ada dua mobil dari satu tim yang bersenggolan di depannya tapi kemudian segera disalip Kurt Hill (Eurasia) sedangkan Louis Prette (PS Racing) memimpin dari pole.
Daniel Cao (BlackArts Racing), pemimpin klasemen sementara Formula 4 South East Asia, melebar di Tikungan 4 dan tidak bisa mengendalikan mobilnya saat kembali ke lintasan di Tikungan 5. Cao kemudian menggiring rekan setimnya, Antolin Gonzales, ke dinding pembatas hingga keduanya tersingkir dari balapan dan memicu periode safety car - Gonzales pun terlihat marah kepada Cao.
Pada restart, Dana mengambil sisi luar hingga kehilangan dua posisi di tikungan pertama kepada Eshan Pieris (Eurasia) dan Lou Kai Luo (S&D Motorsports). Kai Lou lalu mencuri P3 dari Pieris di Tikungan 4. Masih di lap yang sama, Kai Luo mengunci roda dan tersundul Pieris saat pengereman di Tikungan 7 - sayap depan Pieris pun rusak dan ia disalip Dana.
Dana kemudian terlibat dalam pertarungan ketat melawan Kai Luo. Pada Lap 7, Dana menempel Kai Luo dari Tikungan 4 dan memanfaatkan slipstream hingga akhirnya berhasil merebut P3 dari sisi dalam Tikungan 7.
Kai Luo lalu masih ingin menyerang balik di Tikungan 8 dan 9 tapi sisi dalam masih bisa ditutup oleh Dana. Dalam beberapa lap berikutnya, Prette dan Hill terus menjauh di dua posisi terdepan sementara Dana di P3 harus menangkis berbagai serangan Kai Luo dari jarak dekat.
Perlahan-lahan, Dana dapat membuat sedikit jarak terhadap Kai Luo tapi tak pernah mencapai 3 detik, sama seperti gap Prette terhadap Hill di P1 dan P2.
Prette dan Hill terus menjauh di depan meninggalkan semua pembalap lain. Gap dari Dana di P3 ke Prette di P1 pun mencapai sekitar 10 detik.
Pada dua lap terakhir, Matteo Radicioni (BlackArts Racing) yang sedang berada di posisi terakhir menghambat laju Prette yang sedang memimpin dan dikejar dengan cepat oleh Hill.
Radicioni lama tidak memberi jalan untuk Prette dari Tikungan 7. Prette awalnya terlihat akan menyelinap dari sisi dalam Tikungan 9 tapi kemudian memilih menyalip Radicioni saat keluar dari Tikungan 10.
Momen-momen dengan backmarker itu cukup memberikan Hill kesempatan untuk menyerang Prette dari sisi luar jelang tikungan terakhir tapi kemudian keduanya bersenggolan. Prette berputar-putar hingga mogok di atas rumput sedangkan Hill melebar ke gravel dan kembali ke lintasan untuk finis P3 - Posisi pertama pun direbut Dana.
Di kelas Elite, Akmal finis P2 setelah mengalami masalah di grid.
Usai merebut kemenangan pertamanya, Dana mengatakan: "Kemarin kami memiliki laju yang bagus. Saya tahu saya memakai ban baru untuk balapan pertama tapi saya tidak beruntung karena selepas start saya membuat kesalahan. Saya lalu sempat menyalip tapi kemudian seseorang menabrak saya.
"Di race kedua, laju saya tidak terlalu bagus karena saya memakai ban bekas tapi start saya sangat bagus, saya menyalip lagi dan mendapat beberapa pertarungan hebat melawan pembalap-pembalap lain dan di dua lap terakhir Kurt [Hill] dan Louis [Prette] kecelakaan di tikungan terakhir sehingga saya bisa mengamankan kemenangan ini."
Saat ditanyai apakah dirinya gugup melihat banyaknya insiden di Race 2, Dana menjawab: "Saya hanya berusaha lebih fokus ke depan daripada melihat ke belakang. Di lap-lap pembuka saya terus melihat ke belakang, melihat kaca spion dan membuat beberapa kesalahan. Tapi setelah pertengahan balapan saya mulai melihat ke depan dan mencoba mencetak lap yang lebih baik dan itu berhasil."



Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.