AGEN BANDAR Q Taman Sribaduga Masih Jadi Lokasi Ngabuburit Favorit
AGEN BANDAR Q Taman Sribaduga Masih Jadi Lokasi Ngabuburit Favorit
AGEN BANDAR Q - Ngabuburit mungkin sudah menjadi ritual tahunan sebagian besar umat Muslim di bulan Ramadan seperti sekarang ini. Ya, kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat takkala menunggu waktu berbuka puasa.
Beragam kegiatan kerap dilakukan masyarakat. Semisal, untuk sekedar jalan-jalan di taman kota dan tempat-tempat indah lainnya hingga, berburu kebutuhan sandang dan pangan di pusat perbelanjaan untuk sekadar menunggu kumandang adzan magrib.
Seperti di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sebagian besar masyarakat di wilayah ini kerap melakukan ritual 'Ngabuburit" di areal taman-taman tematik di pusat kota. Dalam hal ini, Taman Sribaduga (Situ Buleud) tetap menjadi lokasi primadona. Kendati, selama puasa ini tak ada pertunjukan air mancur menari.
Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar membenarkan jika beberapa taman tematik hasil rancangan Dedi Mulyadi saat jadi bupati masih menjadi primadona.
Bahkan, saat puasa seperti sekarang ini pun lokasi-lokasi tersebut masih menjadi tempat favorit bagi para pelancong. Kala sore tiba, ratusan warga yang didominasi ABG ini berbondong-bondong mendatangi lokasi yang memang sudah dihias cukup indah itu.
"Hampir seluruh taman yang ada, itu menjadi lokasi ngabuburit masyarakat. Apalagi, Taman Sribaduga (situ buleud)," ujar Heri kepada Okezone di kantornya baru-baru ini.
Heri menjelaskan, di wilayahnya ada sedikitnya ada tujuh taman tematik yang menjadi lokasi ngabuburit. Ketujuh taman besar ini, antara lain Taman Sri Baduga yang terkenal dengan Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara itu.
Lalu, sambung dia, Taman Citra Resmi dan Taman Surawisesa yang lokasinya masih satu komplek dengan Sri Baduga. Yakni, di sekitar Jalan KK Singawinata (Situ Buleud).
Kemudian, lanjut Heri, taman besar di sekitar Jalan Ganda Negara. Tepatnya, di komplek perkantoran Pemkab Purwakarta. Di lokasi itu, ada tiga taman indah, masing-masing Taman Pancawarna, Taman Maya Datar dan Taman Pasanggarahan Padjdjaran.
"Taman-taman ini, mungkin sangat cocok untuk sekadar jalan-jalan ataupun foto-foto," jelas dia.
Sebenarnya, kata dia, tak hanya di pusat kota, lokasi indah yang kerap menjadi lokasi ngabuburit ini pun tersebar di sejumlah wilayah. Untuk di wilayah selatan misalnya, Situ Wanayasa masih menjadi lokasi primadona.
"Di wilayah Barat juga sudah mulai ramai dikunjungi. Semisal, ke wilayah Kecamtan Sukasari. Apalagi, saat ini aksesnya sudah sangat memadai," tambah dia.
Sementata itu, Irma Susanti, salah seorang pengunjung ke Taman Sribaduga (Situ buleud) mengaku, selama ini tempat wisata tersebut merupakan tempat favorit dia bersama teman sebayanya untuk ngabuburit.
Semisal, untuk sekadar jalan-jalan, foto-foto atau pun menikmati keindahan taman tematik yang telah ditata cukup eksotis itu oleh pemerintah.
"Tempatnya sangat indah. Apalagi, di lokasi ini pun terdapat beberapa fasilitas lainnya, seperti kursi antik dan Wifi gratis," ujar ibu muda itu.
AGEN BANDAR Q Taman Sribaduga Masih Jadi Lokasi Ngabuburit Favorit
AGEN BANDAR Q - Ngabuburit mungkin sudah menjadi ritual tahunan sebagian besar umat Muslim di bulan Ramadan seperti sekarang ini. Ya, kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat takkala menunggu waktu berbuka puasa.
Beragam kegiatan kerap dilakukan masyarakat. Semisal, untuk sekedar jalan-jalan di taman kota dan tempat-tempat indah lainnya hingga, berburu kebutuhan sandang dan pangan di pusat perbelanjaan untuk sekadar menunggu kumandang adzan magrib.
Seperti di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sebagian besar masyarakat di wilayah ini kerap melakukan ritual 'Ngabuburit" di areal taman-taman tematik di pusat kota. Dalam hal ini, Taman Sribaduga (Situ Buleud) tetap menjadi lokasi primadona. Kendati, selama puasa ini tak ada pertunjukan air mancur menari.
Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar membenarkan jika beberapa taman tematik hasil rancangan Dedi Mulyadi saat jadi bupati masih menjadi primadona.
Bahkan, saat puasa seperti sekarang ini pun lokasi-lokasi tersebut masih menjadi tempat favorit bagi para pelancong. Kala sore tiba, ratusan warga yang didominasi ABG ini berbondong-bondong mendatangi lokasi yang memang sudah dihias cukup indah itu.
"Hampir seluruh taman yang ada, itu menjadi lokasi ngabuburit masyarakat. Apalagi, Taman Sribaduga (situ buleud)," ujar Heri kepada Okezone di kantornya baru-baru ini.
Heri menjelaskan, di wilayahnya ada sedikitnya ada tujuh taman tematik yang menjadi lokasi ngabuburit. Ketujuh taman besar ini, antara lain Taman Sri Baduga yang terkenal dengan Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara itu.
Lalu, sambung dia, Taman Citra Resmi dan Taman Surawisesa yang lokasinya masih satu komplek dengan Sri Baduga. Yakni, di sekitar Jalan KK Singawinata (Situ Buleud).
Kemudian, lanjut Heri, taman besar di sekitar Jalan Ganda Negara. Tepatnya, di komplek perkantoran Pemkab Purwakarta. Di lokasi itu, ada tiga taman indah, masing-masing Taman Pancawarna, Taman Maya Datar dan Taman Pasanggarahan Padjdjaran.
"Taman-taman ini, mungkin sangat cocok untuk sekadar jalan-jalan ataupun foto-foto," jelas dia.
Sebenarnya, kata dia, tak hanya di pusat kota, lokasi indah yang kerap menjadi lokasi ngabuburit ini pun tersebar di sejumlah wilayah. Untuk di wilayah selatan misalnya, Situ Wanayasa masih menjadi lokasi primadona.
"Di wilayah Barat juga sudah mulai ramai dikunjungi. Semisal, ke wilayah Kecamtan Sukasari. Apalagi, saat ini aksesnya sudah sangat memadai," tambah dia.
Sementata itu, Irma Susanti, salah seorang pengunjung ke Taman Sribaduga (Situ buleud) mengaku, selama ini tempat wisata tersebut merupakan tempat favorit dia bersama teman sebayanya untuk ngabuburit.
Semisal, untuk sekadar jalan-jalan, foto-foto atau pun menikmati keindahan taman tematik yang telah ditata cukup eksotis itu oleh pemerintah.
"Tempatnya sangat indah. Apalagi, di lokasi ini pun terdapat beberapa fasilitas lainnya, seperti kursi antik dan Wifi gratis," ujar ibu muda itu.





Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.