AGEN BANDARQ - 7 Kali Coba Bunuh Diri, Ini Ujung Tragis Kaminem di Sleman
AGEN BANDARQ - 7 Kali Coba Bunuh Diri, Ini Ujung Tragis Kaminem di Sleman
AGEN BANDARQ -
Bangunkerto, Turi, Sleman.
Sebelumnya, Kaminem diketahui sudah 6 kali mencoba bunuh diri namun berhasil digagalkan oleh keluarga.
"Sudah enam kali korban mencoba bunuh diri, ini yang ketujuh kalinya," kata Kapolsek Turi, AKP Catur Widodo, saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (21/8/2018).
Jasad Kaminem ditemukan menggantung pada seutas tali di bawah rangka jembatan, pukul 07.30 WIB tadi. Sebelumnya dia dilaporkan menghilang dari rumahnya sejak semalam.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya, Kaminem mengalami depresi. Alasan itu yang diduga menjadi motif Kaminem berulang kali mencoba bunuh diri.
"Sempat nyebur ke sumur, pernah mau bakar diri, tapi berhasil digagalkan keluarganya. Ini yang terakhir," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan Urkes Polres Sleman dan Puskesmas Turi terhadap jasad Kaminem, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah dia menjadi korban kekerasan fisik.
"Setelah dievakuasi dan diperiksa, jasad korban langsung kita serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan," imbuh Catur.
AGEN BANDARQ - 7 Kali Coba Bunuh Diri, Ini Ujung Tragis Kaminem di Sleman
AGEN BANDARQ -
Bangunkerto, Turi, Sleman.
Sebelumnya, Kaminem diketahui sudah 6 kali mencoba bunuh diri namun berhasil digagalkan oleh keluarga.
"Sudah enam kali korban mencoba bunuh diri, ini yang ketujuh kalinya," kata Kapolsek Turi, AKP Catur Widodo, saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (21/8/2018).
Jasad Kaminem ditemukan menggantung pada seutas tali di bawah rangka jembatan, pukul 07.30 WIB tadi. Sebelumnya dia dilaporkan menghilang dari rumahnya sejak semalam.
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarganya, Kaminem mengalami depresi. Alasan itu yang diduga menjadi motif Kaminem berulang kali mencoba bunuh diri.
"Sempat nyebur ke sumur, pernah mau bakar diri, tapi berhasil digagalkan keluarganya. Ini yang terakhir," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan tim kesehatan Urkes Polres Sleman dan Puskesmas Turi terhadap jasad Kaminem, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah dia menjadi korban kekerasan fisik.
"Setelah dievakuasi dan diperiksa, jasad korban langsung kita serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan," imbuh Catur.




Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.