RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

AGEN BANDARQ - Penyebab Tenggelamnya KMP Bandeng di Perairan Halmahera Utara Masih Misterius


AGEN BANDARQ - Penyebab Tenggelamnya KMP Bandeng di Perairan Halmahera Utara Masih Misterius

AGEN BANDARQ - Penyebab Tenggelamnya KMP Bandeng di Perairan Halmahera Utara Masih Misterius


 https://bit.ly/2mXCHZA


AGEN BANDARQ - yang tenggelam di perairan Loloda Kepulauan, bertolak dari pelabuhan Tobelo, Halmahera Utara, menuju Bitung, Sulawesi Utara. Kapal milik ASDP itu membawa 27 penumpang dan 18 ABK.

Pelayaran kapal ini dipimpin Mualim I Sarifudin Hayale. Kapal ini juga mengangkut sebanyak 12 kendaraan truk sedang dan besar bermuatan. Mengenai kondisi fisik kapal belum jelas. Meski begitu kapal ini akan menurunkan muatan di pelabuhan Bitung.

Erwin Masari, salah satu korban yang selamat setelah terombang-ambing 16 jam di perairan Pulau Doi, Loloda Kepulauan, Maluku Utara, mengatakan KMP Bandeng sebelum tenggelam mengalami mati mesin. Kapal berkapasitas 457 grosston itu kemudian dihantam ombak lalu air masuk. Hal ini menyebabkan kapal tenggelam.

KMP Bandeng ini merupakan kapal tertua yang sudah beroperasi puluhan tahun di wilayah perairan Maluku Utara. Rute kapal ini sebelumnya Ternate-Sidangoli.

Direktur PT ASDP Ira Puspadewi belum bisa menjelaskan penyebab tenggelamnya Feri Bandeng. Menurutnya, pihak ASDP Feri Indonesia saat ini masih menunggu hasil penyelidikan yang akan dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "Saat ini KNKT akan selidiki, kesimpulan mengenai penyebabnya," katanya ketika di Ternate, Jumat, 17 Agustus 2018.

Ira mengatakan KMP Bandeng tersebut sudah dilengkapi peralatan keselamatan yang mumpuni. Sebanyak 45 penumpang dan kru kapal yang berhasil ditolong saat ditemukan berada di dalam sekoci dan menggunakan jaket pelampung milik KMP Bandeng.

"ASDP sudah punya alat keselamatan yang sangat memadai, sehingga semua korban selamat yang ditemukan menggunakan life jacket. Awalnya 45 orang ini berada di liferaft, itu semacam tenda yang kedap air, di dalamnya ada penerangan yang kelap kelip, obat-obatan, dan makanan bertahan bagi 25 orang dalam seminggu," katanya.

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.