BANDAR Q_ Pelanggan Berhalusinasi Usai Makan di Warung Ini
BANDAR Q_ Pelanggan Berhalusinasi Usai Makan di Warung Ini

Kamis 21 Februari 2019, kecurigaan iini muncul dari laporan seorang polisi yang mengalami halusinasi setelah makan di resto itu.
Menurut Berita Harian, polisi kemudian membentuk tim operasi pada pagi hari berikutnya. Polisi menahan seorang juru masak dan dua asistennya, salah satunya adalah pekerja asing.
Setelah hasil tes urine keluar, juru masak dan dua asistennya dipastikan positif mengandung opioid. Pada saat yang sama, bahan-bahan seperti saus, ayam goreng, sayuran, dan beras, disita oleh Markas Besar Kepolisian Distrik Hilir Perak, dan dikirim ke Departemen Kimia di Ipoh untuk diperiksa.
“ Pemilik menyatakan bahwa makanannya tidak mengandung zat ilegal. Tapi, bahan-bahan seperti bubuk biji poppy (opium) dalam jumlah kecil telah digunakan oleh juru masak,” kata polisi.
Meski teknologi telah berkembang, nyatanya tak semua orang bisa dengan mudah mengoperasikannya.
Terlebih lagi bagi orang tua.
Gagap teknologi alias gaptek memang sering terjadi pada orang tua kita. Tanpa bermaksud mengolok-olok, tapi tingkah mereka memang lucu.
Baru-baru ini, beberapa netizen membagikan cerita tentang pengalaman orang tua yang gagap teknologi tersebut melalui Twitter.
BANDAR Q_ Pelanggan Berhalusinasi Usai Makan di Warung Ini

Sebuah restoran di Teluk Intan, Perak, Malaysia, tengah diperiksa oleh polisi dan departemen kesehatan setempat. Sebab, ada pelanggan yang mengaku mengalami halusinasi setelah menyantap hidangan di kedai tersebut.
Kamis 21 Februari 2019, kecurigaan iini muncul dari laporan seorang polisi yang mengalami halusinasi setelah makan di resto itu.
Menurut Berita Harian, polisi kemudian membentuk tim operasi pada pagi hari berikutnya. Polisi menahan seorang juru masak dan dua asistennya, salah satunya adalah pekerja asing.
Setelah hasil tes urine keluar, juru masak dan dua asistennya dipastikan positif mengandung opioid. Pada saat yang sama, bahan-bahan seperti saus, ayam goreng, sayuran, dan beras, disita oleh Markas Besar Kepolisian Distrik Hilir Perak, dan dikirim ke Departemen Kimia di Ipoh untuk diperiksa.
“ Pemilik menyatakan bahwa makanannya tidak mengandung zat ilegal. Tapi, bahan-bahan seperti bubuk biji poppy (opium) dalam jumlah kecil telah digunakan oleh juru masak,” kata polisi.
Meski teknologi telah berkembang, nyatanya tak semua orang bisa dengan mudah mengoperasikannya.
Terlebih lagi bagi orang tua.
Gagap teknologi alias gaptek memang sering terjadi pada orang tua kita. Tanpa bermaksud mengolok-olok, tapi tingkah mereka memang lucu.
Baru-baru ini, beberapa netizen membagikan cerita tentang pengalaman orang tua yang gagap teknologi tersebut melalui Twitter.



Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.