Beli Pemakaman Anjing sebagai Peristirahatan Terakhir
Beli Pemakaman Anjing sebagai Peristirahatan Terakhir
Gethin Hughes (77) dan Hillary Hughes (70) akhirnya mengejar tempat yang tepat sebagai peristirahatan terakhir. Pasangan tersebut membeli sebidang tanah di pemakaman anjing.
Bersama anak tiri mereka, Stanley Curci mereka hendak dikubur di pemakaman fauna peliharaan yang bertempat di Brynford, Flintshire, Wales Utara ketika meninggal nanti. Hal tersebut dikarenakan ketiganya begitu menyukai anjing favorit mereka yang mempunyai nama Patsy.
Awalnya Gethin Hughes tidak tak asing dengan lokasi pemakaman fauna peliharaan itu. Namun, istrinya sering berangjangsana ke sana.
"Saya belum pernah mendengar mengenai pemakaman fauna peliharaan sebelum Hillary dan saya hendak mengkremasi Patsy. Tidak dapat dipercaya ternyata lokasinya bagus," ungkap Gethin Hughes.
Tak berselang lama, Hillary Hughes meninggal dunia pada Mei 2019 setelah berusaha melawan kanker. Sesuai wasiatnya, wanita tersebut kemudian dimakamkan di sebelah Patsy yang mati dua bulan sebelumnya.
Selama hidup, Hillary Hughes begitu dekat dengan Patsy. Mereka tidak dapat diceraikan satu sama lain ketika berada di rumah.
Pilihan guna dimakamkan di lokasi pemakaman fauna peliharaan sempat diragukan oleh Gething Hughes. Namun, ia tak dapat menolak sesudah tahu bahwa tempat tersebut layak dan bagus.
"Pemakaman tersebut bersih dan itu ialah tempat yang paling damai. Tidak terdapat yang mencekam tentang lokasi itu, bahkan ada lokasi untuk minum teh di sana" ungkap Gethin Hughes.
Layaknya makam anjing, makam Hillary pun mengangkat nisan kecil yang memuat namanya. Sementara suatu patung anjing kecil ditempatkan di depan nisan sebagai hiasan.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, tak melulu Keluarga Hughes, enam puluh orang lainnya dimakamkan bareng dengan fauna peliharaan mereka.
Beli Pemakaman Anjing sebagai Peristirahatan Terakhir
Bersama anak tiri mereka, Stanley Curci mereka hendak dikubur di pemakaman fauna peliharaan yang bertempat di Brynford, Flintshire, Wales Utara ketika meninggal nanti. Hal tersebut dikarenakan ketiganya begitu menyukai anjing favorit mereka yang mempunyai nama Patsy.
Awalnya Gethin Hughes tidak tak asing dengan lokasi pemakaman fauna peliharaan itu. Namun, istrinya sering berangjangsana ke sana.
"Saya belum pernah mendengar mengenai pemakaman fauna peliharaan sebelum Hillary dan saya hendak mengkremasi Patsy. Tidak dapat dipercaya ternyata lokasinya bagus," ungkap Gethin Hughes.
Tak berselang lama, Hillary Hughes meninggal dunia pada Mei 2019 setelah berusaha melawan kanker. Sesuai wasiatnya, wanita tersebut kemudian dimakamkan di sebelah Patsy yang mati dua bulan sebelumnya.
Selama hidup, Hillary Hughes begitu dekat dengan Patsy. Mereka tidak dapat diceraikan satu sama lain ketika berada di rumah.
Pilihan guna dimakamkan di lokasi pemakaman fauna peliharaan sempat diragukan oleh Gething Hughes. Namun, ia tak dapat menolak sesudah tahu bahwa tempat tersebut layak dan bagus.
"Pemakaman tersebut bersih dan itu ialah tempat yang paling damai. Tidak terdapat yang mencekam tentang lokasi itu, bahkan ada lokasi untuk minum teh di sana" ungkap Gethin Hughes.
Layaknya makam anjing, makam Hillary pun mengangkat nisan kecil yang memuat namanya. Sementara suatu patung anjing kecil ditempatkan di depan nisan sebagai hiasan.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, tak melulu Keluarga Hughes, enam puluh orang lainnya dimakamkan bareng dengan fauna peliharaan mereka.




Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.