Jepang Kembangkan Celana Dalam Anti Kentut
Jepang Kembangkan Celana Dalam Anti Kentut
Jika sejumlah waktu kemudian ada inovasi celana jeans anti kentut, sejumlah remaja Jepang belakangan membuat inovasi celana dalam anti kentut.
Kazuhiro Saito, dan Junichi Saito ialah siswa ruang belajar tiga di Sekolah Menengah Atas Universitas Tokyo Gakugei.
Mereka mengumpulkan kepintaran dan hasrat ilmiah muda mereka untuk destinasi mengembangkan pakaian dalam yang mengurungkan suara dan bau kentut.
"Kami hendak membuat pakaian dalam untuk melepaskan orang-orang dari tekanan sebab harus menyangga kentut mereka sebab ada orang beda di sekitar, dan pada gilirannya merusak kesehatan jasmani mereka," kata Fuse.
Dengan bahan-bahan disortir, tiga peneliti muda siap untuk membina prototipe mereka. Celana dalam tersebut mereka bikin dari sebungkus arang aktif, dua piring baja tahan karat, dan dua lapisan busa penyerap suara.
Semua bahan dijahit ke dalam kain dari sepasang celana dalam yang diskalakan untuk menyangga semua komponen urgen tersebut.
Dalam eksperimen kesatunya, mereka mendapat hasil lumayan baik. Prototipe desain pada dasarnya dapat menghilangkan bau kentut sepenuhnya, minimal dalam makna bahwa wewangian yang tersisa paling tidak mungkin menjangkau lubang hidung orang lain.
Tim pun menggunakan pengukur volume guna mengukur suara kentut dan mengejar bahwa penemuan mereka memang dapat menekan suara gas dalam perut.
Walau telah terbukti dapat mengurangi bau kentut, mereka tetap akan menyempurnakannya lagi. Tim bercita-cita untuk menambah desain yang lumayan wearable sampai-sampai celana dalam anti kentut mereka dapat dipasarkan di toko-toko.
Jepang Kembangkan Celana Dalam Anti Kentut
Kazuhiro Saito, dan Junichi Saito ialah siswa ruang belajar tiga di Sekolah Menengah Atas Universitas Tokyo Gakugei.
Mereka mengumpulkan kepintaran dan hasrat ilmiah muda mereka untuk destinasi mengembangkan pakaian dalam yang mengurungkan suara dan bau kentut.
"Kami hendak membuat pakaian dalam untuk melepaskan orang-orang dari tekanan sebab harus menyangga kentut mereka sebab ada orang beda di sekitar, dan pada gilirannya merusak kesehatan jasmani mereka," kata Fuse.
Dengan bahan-bahan disortir, tiga peneliti muda siap untuk membina prototipe mereka. Celana dalam tersebut mereka bikin dari sebungkus arang aktif, dua piring baja tahan karat, dan dua lapisan busa penyerap suara.
Semua bahan dijahit ke dalam kain dari sepasang celana dalam yang diskalakan untuk menyangga semua komponen urgen tersebut.
Dalam eksperimen kesatunya, mereka mendapat hasil lumayan baik. Prototipe desain pada dasarnya dapat menghilangkan bau kentut sepenuhnya, minimal dalam makna bahwa wewangian yang tersisa paling tidak mungkin menjangkau lubang hidung orang lain.
Tim pun menggunakan pengukur volume guna mengukur suara kentut dan mengejar bahwa penemuan mereka memang dapat menekan suara gas dalam perut.
Walau telah terbukti dapat mengurangi bau kentut, mereka tetap akan menyempurnakannya lagi. Tim bercita-cita untuk menambah desain yang lumayan wearable sampai-sampai celana dalam anti kentut mereka dapat dipasarkan di toko-toko.




Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.