RajaCerdas.ORG Situs Poker Online Terpercaya dengan Bonus Rollingan dan Referral Tertinggi

Header Ads

bandarq BandarQ bandarq Agen Togel Terpercaya

Jantung Seorang Remaja Hampir 'Meledak' Setelah Naik Rollercoaster Berkecepatan 200 Km per Jam

Jantung Seorang Remaja Hampir 'Meledak' Setelah Naik Rollercoaster Berkecepatan 200 Km per Jam

Jantung Seorang Remaja Hampir 'Meledak' Setelah Naik Rollercoaster Berkecepatan 200 Km per Jam


Seorang remaja mengalami liburan yang paling mengerikan dalam hidupnya setelah menaiki wahana rollercoaster di Salou, Spanyol.

Kevin Perry (20) mengaku hampir mengalami serangan jantung usai naik rollercoaster dengan kecepatan mencapai 200 km per jam.

Saat itu, Kevin hanya mendapatkan pertolongan pertama dari petugas medis dan memutuskan langsung pulang ke hotel tempatnya menginap.

Kejadian yang mengejutkan pun terjadi pada keesokan harinya.

Ibu dari remaja Inggris ini menemukan Kevin tidur dengan bersimpuh darah di atas spreinya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menjelaskan tanpa disadari Kevin mungkin saja batuk berdarah ketika tidur.

Hal ini disebabkan karena ada darah masuk ke dalam saluran pernapasannya.

Kondisi ini terjadi karena adanya tekanan yang sangat hebat menyerang jantung Kevin hingga berpotensi meledakkan jantungnya itu.

"Ketika aku turun dari wahana, aku mulai merasa deg-degan yang luar biasa. Aku pikir aku mengalami serangan jantung," ungkap Kevin yang dikutip dari The Sun.

Namun saat itu Kevin tidak memeriksakan kondisinya lebih lanjut, dia hanya menemui petugas medis setempat untuk meminta pertolongan pertama.

"Namun ketika aku bangun, tiba-tiba ada darah dimana-mana,"

"Aku langsung pergi menemui dokter dan mereka mendiagnosisku dengan pneumotoraks," ungkapnya.

Pneumotoraks adalah kondisi dimana paru-paru mengalami kolaps karena adanya penggumpalan udara atau gas dalam rongga pleura.

Akibat kejadian ini, Kevin harus menjalani menjalani perawatan intensif selama lima hari.

Dia juga diharuskan menjalani dua kali operasi untuk mengeringkan paru-parunya.

Untungnya, Kevin segera memeriksakan kondisinya ini setelah kondisinya bangun berlumuran darah.

Karena kalau tidak, hal ini bisa mengakibatkan jatungnya 'meledak'.

"Aku diberi tahu kalau aku tidak segera pergi ke rumah sakit saat itu maka kemungkinan aku akan mati," ungkapnya lagi.

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.