neakers Berbahan Plastik Daur Ulang
neakers Berbahan Plastik Daur Ulang

Konsep eco fashion semakin menculik perhatian tidak sedikit orang. Gaungnya tersiar di mana-mana mengatasnamakan bumi yang lestari.
Tak tidak banyak produk fesyen yang mengupayakan mengadaptasi konsep berkelanjutan tersebut. Mulai dari pewarna kain yang berasal dari bahan-bahan alami, menyetop pemakaian bulu fauna asli, sampai sepatu berbahan plastik daur ulang.
Teranyar, sepatu berbahan dasar plastik daur ulang ditelurkan oleh Converse, di antara label raksasa sneakers. Mengutip Wired, dalam masing-masing pasang sneaker seri Chuck Taylor, tersimpan 11 botol plastik yang sudah didaur ulang.
Di samping daur ulang botol plastik, sepatu juga diciptakan dengan bahan dasar kain denim atau jin bekas. Ada pula sepatu berbahan potongan-potongan kain yang telah tak terpakai laksana dari sweater, gaun, bahkan kaus.
Sebelumnya, sebanyak merek raksasa laksana Adidas dan Nike sudah berkomitmen untuk mengangkat konsep eco fashion. Nike berkomitmen untuk meminimalisir limbah penciptaan produk dan Adidas berencana memakai bahan plastik daur ulang pada 2024 mendatang.
"Dunia telah dimeriahkan dengan berita-berita mengenai sampah botol plastik di negara-negara berkembang," ujar Kepala Laboratorium Inovasi Converse, Brandon Avery.
Avery mengatakan, limbah bisa menjadi pekerjaan untuk komunitas-komunitas masyarakat tertentu. Limbah juga dapat menciptakan kehidupan anyar dengan lahirnya produk baru yang berasal darinya.
Konsep fesyen berkelanjutan menjadi topik yang ramai diperbincangkan belakangan. Semakin tidak sedikit perusahaan fesyen yang mengolah rantai pasokan bahan dengan mengurangi akibat lingkungan.
neakers Berbahan Plastik Daur Ulang

Konsep eco fashion semakin menculik perhatian tidak sedikit orang. Gaungnya tersiar di mana-mana mengatasnamakan bumi yang lestari.
Tak tidak banyak produk fesyen yang mengupayakan mengadaptasi konsep berkelanjutan tersebut. Mulai dari pewarna kain yang berasal dari bahan-bahan alami, menyetop pemakaian bulu fauna asli, sampai sepatu berbahan plastik daur ulang.
Teranyar, sepatu berbahan dasar plastik daur ulang ditelurkan oleh Converse, di antara label raksasa sneakers. Mengutip Wired, dalam masing-masing pasang sneaker seri Chuck Taylor, tersimpan 11 botol plastik yang sudah didaur ulang.
Di samping daur ulang botol plastik, sepatu juga diciptakan dengan bahan dasar kain denim atau jin bekas. Ada pula sepatu berbahan potongan-potongan kain yang telah tak terpakai laksana dari sweater, gaun, bahkan kaus.
Sebelumnya, sebanyak merek raksasa laksana Adidas dan Nike sudah berkomitmen untuk mengangkat konsep eco fashion. Nike berkomitmen untuk meminimalisir limbah penciptaan produk dan Adidas berencana memakai bahan plastik daur ulang pada 2024 mendatang.
"Dunia telah dimeriahkan dengan berita-berita mengenai sampah botol plastik di negara-negara berkembang," ujar Kepala Laboratorium Inovasi Converse, Brandon Avery.
Avery mengatakan, limbah bisa menjadi pekerjaan untuk komunitas-komunitas masyarakat tertentu. Limbah juga dapat menciptakan kehidupan anyar dengan lahirnya produk baru yang berasal darinya.
Konsep fesyen berkelanjutan menjadi topik yang ramai diperbincangkan belakangan. Semakin tidak sedikit perusahaan fesyen yang mengolah rantai pasokan bahan dengan mengurangi akibat lingkungan.



Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.