Nekad Jadi kurir Sabu-Sabu dari Malaysia Ke Samarinda, Pria ini Mengaku Demi Beli Susu Anak

Nekad Jadi kurir Sabu-Sabu dari Malaysia Ke Samarinda, Pria ini Mengaku Demi Beli Susu Anak
Nekad Jadi kurir Sabu-Sabu dari Malaysia Ke Samarinda, Pria ini Mengaku Demi Beli Susu Anak
Tersangka berinisial JD tertangkap bareng kawannya yang berinisial HR yang baru saja Ia kenal di Berau.
Keduanya diciduk lantaran memiliki, menguasai dan menyimpan 2 bungkus plastik narkotika jenis sabu seberat 2.048 gram yang dibawanya dari Malaysia masuk Samarinda melewati Berau.
Direktur Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury mengatakan, peran kedua terduga tersebut sebagai kurir yang rencananya barang haram itu akan diserahkan kepada seseorang di Samarinda menurut perintah dari Mr. A atau bosnya.
"Jadi peran mereka ini sebagai kurir, rencananya sabu akan diserahkan kepada seseorang cocok perintah bosnya," ujarnya.
Menurut penjelasan tersangka berinisial JD (22), dirinya nekad menjadi kurir sabu lantaran terhimpit ekonomi.
"Faktor ekonomi, tersudut kebutuhan," ungkap bapak beranak satu tersebut.
Dia dan temannya melulu diperintahkan oleh seseorang yang mempunyai nama Mr A dengan iming-iming dana yang belum dilafalkan nominalnya.
"Dijanjikan duit tapi belum tahu nominalnya berapa," katanya.
Rencana duit dari hasil menjadi kurir sabu itu akan dipakai untuk memenuhi keperluan sehari-hari anak dan istrinya.
"Untuk melakukan pembelian susu anak," terangnya.
Kini dia menyatakan menyesal telah mengerjakan perbuatan itu dan ingin pulang menjadi lebih baik.
"Sangat menyesal dan hendak berubah lebih baik sesudah ini," pungkasnya.



Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.