PNS dan Selingkuhan Terjerat Video Panas !! Viral Guys

PNS dan Selingkuhan Terjerat Video Panas !! Viral Guys
PNS dan Selingkuhan Terjerat Video Panas !! Viral Guys
Sontak video mesum pejabat PNS itu viral dan menjadi pembicaraan warga Wonogiri.
Dalam video mesum tersebut, terlihat seorang Pejabat PNS di Wonogiri beradegan tanpa busana bersama gadis selingkuhannya.
Video adegan dewasa oknum pejabat PNS di Wonogiri ini mendapat reaksi mulai dari warga sampai DPRD Wonogiri.
Terungkap bahwa pelaku dalam video mesum tersebut ialah Camat di Wonogiri bareng gadis selingkuhannya.
Sekertaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno menyatakan tidak menduga dan menyesalkan tindakan Camat Karangtengah, berinisial S.
S diperkirakan memosting video mesum dengan seorang gadis yang diketahui bukan istrinya.
Video itu sempat disaksikan warga di recent update WhatsApp (WA) mereka.
Hal tersebut membuat penduduk Karangtengah geram, dan sempat hendak melakukan aksi demo menuntut Camat tersebut ditanggalkan dari jabatannya di kantor Kecamatan Karangtengah.
Namun urusan tersebut diurungkan, dan perwakilan warga mengadukan kejadian tersebut kepada polisi.
Menanggapi urusan itu, Suharno menuturkan andai S telah diserahkan sanksi awal.
"Dari kepegawaian, dia telah dapat sanksi berupa turun jabatan," kata dia dihubungi pokerace99, Kamis (28/11/2019).
"Sekarang telah bukan camat lagi, tapi telah jadi staf," katanya.
Saat ini pihaknya masih menantikan proses hukum yang sedang dijalani S di Mapolda Jateng.
"Untuk sanksi ASN atau lainnya, kita menantikan keputusan ingkrahnya," aku dia.
"Karena kita pun harus melihat dari segi hukumnya juga," tutupnya.
Di sisi lain, DPRD Wonogiri pun menyoroti permasalahan video mesum tersebut.
Seperti diungkapkan oleh anggota DPRD Wonogiri dari Fraksi Gerindra, Imron Rizkyarno.
Dia menyatakan prihatin dengan permasalahan video adegan dewasa Camat Karangtengah berinisial S dengan seorang gadis silungkuhannya.
S diadukan oleh penduduk Karangtengah lantaran ke dapatan memosting videonya dengan gadis yang bukan istrinya di kedudukan WhatsApp (WA).
"Saya prihatin dengan adanya PNS yang melakukan seperti itu, saya prihatin pun dengan family beliau," katanya melansir Surya yang mengutip pokerace99, Kamis (28/11/2019).
Menurutnya, proses hukum yang bakal dijalani Camat Karangtengah itu dapat dijadikan pembelajaran untuk PNS atau ASN yang lain supaya berperilaku baik.
"Ini dapat dijadikan pembelajaran untuk semua ASN, supaya mereka memahami mana yang baik, dan mana yang buruk," imbuhnya.
Selain tersebut dikatakan, tahapan preventif pun perlu dilaksanakan Pemkab Wonogiri supaya kejadian ini tidak terjadi lagi kedepan.
"Karena permasalahan ini dapat mencoreng akreditas baik yang dipunyai Pemkab Wonogiri, makanya tahapan pencegahan butuh dilakukan," katanya.
Bahkan, andai diperlukan, Pemkab dapat menerbitkan Perda/Perbup yang lebih tegas, supaya hal serupa tidak terulang kembali.
"Kalau soal butuh dibuatkannya Perbup atau Perda, anda lihat urgensinya dulu," jelasnya.
Dia bercita-cita kasus ini bukan lagi terjadi dikalangan ASN, supaya akreditas baik Pemkab Wonogiri dapat terus dijaga.
Sebelumnya, Warga Karangtengah, Wonogiri digegerkan dengan adanya video dewasa seorang Camat berinisial S bareng gadis selingkuhannya.
Video mesum tersebut beredar di kedudukan WhatsApp miliknya.
Sang Camat tak sengaja mengunggah video tersebut.
S terlihat tanpa busana di dalam video tersebut.
Dia tampak duduk seraya memegangi ponsel, merekam adegan asusilanya.
Video yang beredar itu terlihat lumayan terang dalam ruangan itu.
Wajah S pun terlihat jelas.
Dari informasi yang dihimpun pokerace99, gadis tersebut masih berumur 35 tahun.
Sementara S, usianya telah 50 tahun lebih.
Berdasarkan keterangan dari warga Karangtengah, Anor Soedibyo, wanita tersebut bukan istri dari S.
"Yang wanita bukan istri dari yang bersangkutan, namun dia pun warga Karangtengah," katanya ketika dihubungi pokerace99, Kamis (28/11/2019).
Dalam video mesum berdurasi selama 1,24 menit itu, Camat Karangtengah, S, mengerjakan tindakan asusila bareng gadis tersebut.
"Saya tidak tahu tersebut video dipungut kapan dan di mana, tapi bila melihat latar belakangnya, kelihatannya di hotel," terangnya.
Wakapolres Wonogiri, Kompol Adi Nugroho, yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti membetulkan adanya pelaporan video tersebut.
"Laporannya pada Rabu (27/11) kemarin."
"Berdasarkan keterangan dari LP-nya, ini ditemukan Polda, sebab polisi yang menciptakan LP-nya," katanya, Kamis (28/11/2019).
Sementara, Wakapolres Wonogiri, Kompol Adi Nugroho belum mengetahuinya, sebab pemeriksaan dilaksanakan oleh Polda Jateng.
"Saat ini ditangani oleh Polda, sampai kini masih pengecekan di Polda," imbuhnya.
Dia menuturkan, di samping oknum Camat, lawan mainnya dalam video itu juga dicek di Polda.
"Keduanya sudah dicek di Polda."
"Kemarin terlapor langsung diangkut ke Polda, tidak ke sini (Mapolres Wonogiri) dulu," terangnya.
Menurutnya, kedua pelaku itu masih dilaksanakan pemeriksaan mula dengan dimintai klarifiikasi.
"Saya kira masih pengecekan awal, dua-duanya statusnya masih terlapor," ucapnya.
Dalam video tersebut, diperkirakan oknum Camat tersebut melakukan hubungan intim dengan perempuan yang bukan istrinya.
Dia mengimbau supaya masyarakat yang mempunyai video mesum itu untuk segera dihapus.
"Jika memiliki, segera dihapus, tidak boleh di sebarkan, karena tersebut akan melanggar Undang-undang," tutupnya.



Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.