Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat sepanjang Januari hingga April 2018, kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali ini diterjang 168 kali bencana alam.
AGEN BANDAR66
"Bencana paling banyak terjadi dalam kurun waktu empat bulan terakhir tersebut adalah tanah longsor dan pergeseran tanah," ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, di Sukabumi, Senin (7/5/2018), dilansir Antara.
AGEN BANDARQ
Ia menjelaskan, ada beberapa kecamatan yang paling rawan bencana alam, salah satunya Kecamatan Warungkiara Desa. Sudah beberapa kali terjadi bencana pergeseran dan pergerakan tanah yang
AGEN DOMINO
Pemerintah sudah menyalurkan bantuan ke masing-masing keluarga yang menjadi korban bencana. Serta, membuat hunian sementara untuk keluarga yang rumahnya tidak bisa dihuni lagi akibat bencana tersebut.
AGEN POKER
Selain bencana alam berupa longsor dan pergeseran tanah, kebakaran juga kerap terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi yang mayoritas pemicunya adalah korsleting listrik. Kemudian angin puting beliung seperti yang belum lama ini terjadi di Kecamatan Warungkiara yang mengakibatkan 88 kepala keluarga terdampak bencana.
AGEN BANDAR66
"Bencana paling banyak terjadi dalam kurun waktu empat bulan terakhir tersebut adalah tanah longsor dan pergeseran tanah," ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, di Sukabumi, Senin (7/5/2018), dilansir Antara.
AGEN BANDARQ
Ia menjelaskan, ada beberapa kecamatan yang paling rawan bencana alam, salah satunya Kecamatan Warungkiara Desa. Sudah beberapa kali terjadi bencana pergeseran dan pergerakan tanah yang
AGEN DOMINO
Pemerintah sudah menyalurkan bantuan ke masing-masing keluarga yang menjadi korban bencana. Serta, membuat hunian sementara untuk keluarga yang rumahnya tidak bisa dihuni lagi akibat bencana tersebut.
AGEN POKER
Selain bencana alam berupa longsor dan pergeseran tanah, kebakaran juga kerap terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi yang mayoritas pemicunya adalah korsleting listrik. Kemudian angin puting beliung seperti yang belum lama ini terjadi di Kecamatan Warungkiara yang mengakibatkan 88 kepala keluarga terdampak bencana.




Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.