AGEN BANDAR Q - Dihantam Badai, Kapal Tongkang Terbelah Jadi Dua Di Perairan Lhoknga Aceh
AGEN BANDAR Q - Dihantam Badai, Kapal Tongkang Terbelah Jadi Dua Di Perairan Lhoknga Aceh
AGEN BANDAR Q - Sebuah kapal yang mengangkut batu bara terbelah dua di perairan Lhoknga, Aceh. Kapal ini patah akibat diterjang badai.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Aceh, Teuku Ahmad Dadek, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Senin (30/7) lalu. Tumpahan batu bara tersebut mengancam ekosistem perairan Lhoknga, tepatnya di Pantai Ujong Kareung, Lampuuk.
"Tumpahan batu bara yang mencemari wilayah pinggir pantai, akan dilakukan pembersihan secara manual oleh masyarakat setempat," kata Teuku Dadek lewat keterangannya, Sabtu (4/8/2018).
Saat ini pihak berwenang tengah melakukan penilaian dan penyusunan rencana pembersihan serta pemulihan lingkungan tercemar oleh pihak ketiga.
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, sempat meninjau batu bara yang mencemari pantai. Pihak pengangkut barang diminta bertanggung jawab atas kejadian ini.
"Pihak pengangkutan barang diminta untuk bertanggung jawab dalam membersihkan tumpahan batu bara. PT. Holcim selaku pemilik batu bara yang mereka beli, agar mendukung kegiatan pembersihan tersebut," ujar Teuku Dadek.
AGEN BANDAR Q - Dihantam Badai, Kapal Tongkang Terbelah Jadi Dua Di Perairan Lhoknga Aceh
AGEN BANDAR Q - Sebuah kapal yang mengangkut batu bara terbelah dua di perairan Lhoknga, Aceh. Kapal ini patah akibat diterjang badai.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Aceh, Teuku Ahmad Dadek, mengatakan peristiwa ini terjadi pada Senin (30/7) lalu. Tumpahan batu bara tersebut mengancam ekosistem perairan Lhoknga, tepatnya di Pantai Ujong Kareung, Lampuuk.
"Tumpahan batu bara yang mencemari wilayah pinggir pantai, akan dilakukan pembersihan secara manual oleh masyarakat setempat," kata Teuku Dadek lewat keterangannya, Sabtu (4/8/2018).
Saat ini pihak berwenang tengah melakukan penilaian dan penyusunan rencana pembersihan serta pemulihan lingkungan tercemar oleh pihak ketiga.
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, sempat meninjau batu bara yang mencemari pantai. Pihak pengangkut barang diminta bertanggung jawab atas kejadian ini.
"Pihak pengangkutan barang diminta untuk bertanggung jawab dalam membersihkan tumpahan batu bara. PT. Holcim selaku pemilik batu bara yang mereka beli, agar mendukung kegiatan pembersihan tersebut," ujar Teuku Dadek.





Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.