Toyota RAV4 Gagal Moose Test, Hasilnya Mengerikan
Toyota RAV4 Gagal Moose Test, Hasilnya Mengerikan
Toyota RAV4 Gagal Moose Test, Hasilnya Mengerikan
Selain uji tabrak, ada lagi pengujian zig-zag dengan kecepatan tertentu untuk melihat sebarapa andal dan seberapa baik body roll mobil. Tes ini biasa disebut Moose Test.
Beberapa kendaraan ada yang berhasil melalui tes ini tanpa menyenggol traffic cone satu pun. Tapi juga ada yang langsung membuat traffic cone tersebut kocar-kacir. Seperti Toyota RAV4, meskipun tak membuat traffic cone benar-benar berantakan.
Toyota RAV4 yang diuji kali ini adalah generasi kelima yang diproduksi pada November 2018, untuk model tahun 2019. Ada dua unit yang diuji oleh Teknikens Varld. Pertama adalah unit berwarna putih dengan nomor registrasi PEG 23L. http://www.bocahsakti.pro/pokerace99
Mengutip Teknikens Varld, ketika kecepatan maksimum diukur menjadi 68 kpj, RAV4 disebut benar-benar butuk. Kecenderungan selipnya tinggi dan sistem kontrol stabilitas elektroniknya sangat lambat.
Saat dipakai melakukan zig-zag, reaksi RAV4 juga bermacam-macam. Terkadang memberikan reaksi cepat terkadang dua rodanya sampai terangkat.
Moose test kedua memakai RAV4 Hybrid AWD-i. Penguji mengisi mobil tersebut hingga beban maksimum, sesuai dengan spesifikasi mobil dan menaikkan tekanan ban sesuai yang direkomendasikan pabrikan.
Saat dites, hasilnya sama persis meskipun penguji mengganti sopir penguji. Hasil pengujian ini lantas dikonfirmasi ke pihak Toyota oleh Teknikens Varld.
"Bagi Toyota, keselamatan konsumen kami adalah prioritas nomor pertama kami, dan untuk memastikan keamanan mereka, kami menerapkan uji keamanan yang ketat selma pengembangan semua produk kami," kata Toyota.
Toyota RAV4 Gagal Moose Test, Hasilnya Mengerikan
Beberapa kendaraan ada yang berhasil melalui tes ini tanpa menyenggol traffic cone satu pun. Tapi juga ada yang langsung membuat traffic cone tersebut kocar-kacir. Seperti Toyota RAV4, meskipun tak membuat traffic cone benar-benar berantakan.
Toyota RAV4 yang diuji kali ini adalah generasi kelima yang diproduksi pada November 2018, untuk model tahun 2019. Ada dua unit yang diuji oleh Teknikens Varld. Pertama adalah unit berwarna putih dengan nomor registrasi PEG 23L. http://www.bocahsakti.pro/pokerace99
Mengutip Teknikens Varld, ketika kecepatan maksimum diukur menjadi 68 kpj, RAV4 disebut benar-benar butuk. Kecenderungan selipnya tinggi dan sistem kontrol stabilitas elektroniknya sangat lambat.
Saat dipakai melakukan zig-zag, reaksi RAV4 juga bermacam-macam. Terkadang memberikan reaksi cepat terkadang dua rodanya sampai terangkat.
Moose test kedua memakai RAV4 Hybrid AWD-i. Penguji mengisi mobil tersebut hingga beban maksimum, sesuai dengan spesifikasi mobil dan menaikkan tekanan ban sesuai yang direkomendasikan pabrikan.
Saat dites, hasilnya sama persis meskipun penguji mengganti sopir penguji. Hasil pengujian ini lantas dikonfirmasi ke pihak Toyota oleh Teknikens Varld.
"Bagi Toyota, keselamatan konsumen kami adalah prioritas nomor pertama kami, dan untuk memastikan keamanan mereka, kami menerapkan uji keamanan yang ketat selma pengembangan semua produk kami," kata Toyota.




Tidak ada komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.